- By TIM DS SMPIT Ramu
- 26 Sep 2026
- 3
LDKS SMPIT Raudhatul Muttaqin 2026
“Ekspedisi Kepemimpinan: Menemukan Jiwa Pemimpin yang
Tangguh, Mandiri, dan Berkarakter”
Bekasi, 25–26 September 2026 Kepemimpinan bukan hanya tentang menjadi yang terdepan, tetapi tentang bagaimana seseorang mampu berpikir, mengambil keputusan, bekerja sama, dan memberikan dampak positif bagi orang di sekitarnya.
Semangat itulah yang menjadi bagian dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMPIT Raudhatul Muttaqin Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 25–26 September 2026 di Villa Yasfi 2.
Mengusung
tema “Ekspedisi Kepemimpinan: Menemukan Jiwa Pemimpin yang Tangguh, Mandiri,
dan Berkarakter”, kegiatan LDKS kali ini dikemas sebagai sebuah perjalanan
penuh pengalaman. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi tentang
kepemimpinan, tetapi juga diajak untuk belajar melalui berbagai aktivitas yang
membangun keberanian, kedisiplinan, kemandirian, komunikasi, kerja sama, dan
kepedulian.
Belajar Memimpin, Dimulai dari Diri Sendiri
Dalam suasana yang berbeda dari pembelajaran di kelas, para peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman dan menghadapi berbagai tantangan bersama.
Setiap
kegiatan menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar berpikir sebelum
bertindak, berani mengambil peran, menghargai pendapat orang lain, serta
bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.
Karena
seorang pemimpin tidak lahir hanya dari teori. Pemimpin tumbuh dari pengalaman,
proses, keberanian mencoba, dan kemauan untuk terus belajar.
Berpikir, Berkarya, Berkolaborasi, dan Berdampak
LDKS
2026 membawa empat semangat utama yang menjadi bagian dari perjalanan peserta,
yaitu:
Berpikir ; melatih kemampuan melihat masalah dan menemukan solusi.
Berkarya : mendorong siswa untuk berani menghasilkan sesuatu yang
positif.
Berkolaborasi : membangun kekuatan melalui kerja sama dan saling
menghargai.
Berdampak : menumbuhkan kesadaran bahwa setiap tindakan dapat memberikan
manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui
rangkaian aktivitas, permainan kepemimpinan, kerja kelompok, refleksi, dan
berbagai pengalaman selama kegiatan, siswa belajar bahwa menjadi pemimpin bukan
berarti harus selalu berada di depan. Terkadang, seorang pemimpin justru hadir
dengan mendengarkan, membantu, menguatkan, dan memberikan contoh yang baik.
Dua Hari yang Menjadi Bekal Masa Depan
Selama
dua hari di Villa Yasfi 2, setiap momen menjadi bagian dari proses pembentukan
karakter. Ada tawa, tantangan, kekompakan, dan tentunya pengalaman baru yang
tidak selalu ditemukan dalam rutinitas pembelajaran sehari-hari.
LDKS bukan sekadar kegiatan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal potensi dirinya, belajar bertanggung jawab, membangun rasa percaya diri, serta memahami makna kepemimpinan yang sesungguhnya.
Harapannya,
pengalaman yang diperoleh selama LDKS 2026 dapat terus dibawa pulang dan
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari—di sekolah, di rumah, maupun di
lingkungan masyarakat.
Dari sebuah perjalanan, lahir
pengalaman.
Dari pengalaman, tumbuh keberanian.
Dan dari keberanian, lahirlah
generasi pemimpin yang berkarakter.
LDKS SMPIT Raudhatul Muttaqin 2026
“Menemukan Jiwa Pemimpin yang
Tangguh, Mandiri, dan Berkarakter.”

